Tuesday, January 19, 2010

ASA Deklarasi 20 Januari

Monday, 18 January 2010
WATANSOPPENG (SI) – Andi Sarimin Saransi yang lebih dikenal dengan nama ASA, menjadwalkan akan mendeklarasikan diri bersama pendampingnya maju pada Pilkada Soppeng Rabu (20/1) mendatang.

“Insya Allah, kami merencanakan akan melakukan deklarasi cabup-cawabup pada tanggal 20 Januari, mudah-mudahan semua berjalan mulus dan lancar,” ungkapnya kepada Harian Seputar Indonesia (SI) via ponselnya, kemarin.

Kendati belum mendapatkan dukungan dari partai politik yang dilamarnya secara resmi namun, pihaknya optimistis akan didukung dengan komunikasi-komunikasi yang intens dilakukan Wabup Soppeng ini bersama timnya. “Kami tetap optimistis untuk maju karena sejak awal kami memang telah bertekad, sekali maju tetap maju,” ungkapnya.

Dari informasi yang dihimpun SI, sedikitnya ada tiga parpol yang telah memberikan dukungannya kepada ASA untuk diusung pada perhelatan pesta demokrasi lima tahunan di Bumi Latemmamala tersebut, diantaranya, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Indonesia Baru (PIB).

Sementara dua partai lainnya yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan PKPI, belum resmi memberikan dukungan dengan alas an masih menunggu keputusan tingkat provinsi.

Kendati demikian, dua partai diantara lima parpol tersebut (PPP-PKPI) belum resmi menyatakan dukungannya dalam perjanjian atau akta notaris. Namun, Andi Sarimin menyatakan, akan segera menuangkan pernyataan tersebut seusai menggelar internal partai melalui rapat pimpinan cabang.

“Kedua partai ini belum ada pernyataan secara tertulis, tapi keduanya telah sepakat akan memberikan dukungannya secara lisan. Untuk sementara, kami menunggu jadwal dari provinsi untuk pelaksanaannya, sementara PPP menunggu Rapimcab. Jadi, setelah itu barulah ada penandatanganan kesepakatan secara tertulis yang diaktakan,” tutur Wabup Soppeng ini dengan nada optimistis.

Sementara tiga parpol lainnya (Hanura, Gerindra, PIB) telah memberikan kepastian dukungan baik di tingkat bawah hingga atas, begitu juga dari kalangan PPP dan PKPI. “Kami telah melakukan komunikasi hingga ke tingkat atas dan beberapa pimpinan partai. Jadi, sudah ada kepastian tentang dukungan parpol untuk maju di Pilkada Soppeng,” tandasnya.

Bahkan, optimisme ASA maju pada perebutan posisi bupati di daerah berjuluk Kota Kalong itu semakin nyata dengan memajang slogan baru pada baliho yang dipajang di pusat Kota Watansoppeng dengan mencantumkan sebuah kata dalam lirik lagu Doel Sumbang yang pernah poluler tahun 1990-an yang melukiskan perlunya kejujuran Kalau Bulan Bisa Ngomong. (abdullah nicolha).

Golkar Beri Sinyal Koalisi ke PDIP

Monday, 18 January 2010
WATANSOPPENG (SI) – Partai Golkar Soppeng yang menjadi pemenang Pemilu lalu di Bumi Latemmamala memberikan sinyal koalisi kepada PDIP Soppeng untuk bersama bertekad membangun daerah tersebut lima tahun ke depan.

Sinyal koalisi tersebut diperlihatkan Ketua DPD II Golkar Soppeng Andi Kaswadi Razak bersama Sekretarisnya Yahya saat menghadiri Konfrensi Cabang (Konpercab) III PDIP Soppeng yang digelar di Hotel Kayangan Watansoppeng Kamis (14/1) lalu. Bahkan, keduanya terlihat akrab saat berbincang dengan sejumlah pengurus partai berlambang kepala banteng moncong putih itu.

Bahkan, saat disinggung terkait koalisi dua partai besar di daerah berjuluk Kota Kalong itu, dia tidak menampik isu tersebut dan mengungkapkan bahwa hal itu bisa saja terjadi. “Semua bisa saja terjadi tergantung komunikasi dan hasil akhirnya nanti,” katanya singkat kepada Harian Seputar Indonesia (SI) singkat sesaat sebelum meninggalkan lokasi Konfercab PDIP Soppeng.

Senada diungkapkan Sekretaris DPD II Golkar Soppeng Yahya bahwa semua kemungkinan bisa saja terjadi, bahkan pihaknya tidak menampik sering berkomunikasi langsung dengan PDIP terkait Pemilukada Soppeng yang tinggal empat bulan lagi.

“Kami tetap melakukan komunikasi dengan siapa saja, yang jelas semua kemungkinan bisa saja terjadi karena Golkar membuka diri begitu juga dengan PDIP. Intinya, kita lihat saja hasil akhirnya nanti setelah penentuan calon yang akan diusung,” ungkapnya.

Data yang dihimpun SI, partai Golkar di Bumi Latemmamala tersebut adalah pemenang pemilu lalu dan berhasil mendudukan wakilnya di DPRD setempat sebanyak 12 orang, sementara PDIP sendiri berada di urutan kedua perolehan suara terbanyak. Sejumlah kalangan menilai, jika dua partai tersebut berkoalisi, calon yang akan diusung nanti akan sulit dikalahkan.

Sementara di jajaran pengurus partai bentukan presiden ke-5 Indonesia Megawati Soekarno Putri itu juga tidak menampik bahwa selama ini pihaknya memang memiliki kemunikasi yang lancar dengan Golkar.

“Kami memang sering berkomunikasi dengan Ketua DPRD Andi Kaswadi begitu juga dengan Sekretarisnya, koalisi bisa saja terjadi, tergantung komunikasinya nanti,” kata mantan Sekretaris DPC-PDIP Soppeng yang saat ini menjabat sebagai bendahara Agus Setiawan PH Rauf, kemarin.

Bahkan, kata Agus, hal itu dapat dibuktikan dari kalangan pengurus kabupaten hingga ke kecamatan yang mengusulkan Andi Kaswadi untuk dicalonkan menjadi calon bupati dari PDIP pada Pilkada Soppeng Juni mendatang.

“Dari delapan PAC yang ada di Soppeng, empat diantarnya menginginkan Ketua DPRD itu diusung, sehingga besar kemungkinan koalisi tersebut bisa dilakukan,” jelasnya.

Bahkan santer beredar, pasca mundurnya Ketua DPC-PDIP Soppeng Andi Mapparemma, banyak figur yang mengincar simpati dan dukungan partai peraih kursi terbanyak kedua di Soppeng tersebut. Pasalnya, Wakil Ketua DPRD itu merupakan figur yang juga memiliki basis massa yang rill dan kuat untuk memenangkan perhelatan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Ketua DPC-PDIP Soppeng ini menegaskan bahwa, siapa pun yang akan diusung oleh partainya nanti tetap akan bersikap loyal dan akan mengerahkan dukungannya untuk memenangkan cabupa-cawabup yang akan diusung nanti. (abdullah nicolha).

Andi Soetomo Minta Camat Bantu KPU

PEMUTAKHIRAN DATA PEMILIH
Monday, 18 January 2010
WATANSOPPENG (SI) – Bupati Soppeng Andi Soetomo meminta seluruh kepala kecamatan memberikan bantuan kepada penyelenggara pemilu dalam hal pemutakhiran data pemilih.

“Saya mohon kepada para camat agar dapat membantu dan memfasilitasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Soppeng mulai pemutakhiran data sampai penetapan daftar pemilih sementara (DPS) dan penetapan daftar pemilih tetap (DPT),” ungkapnya di hadapan puluhan pegawai yang hadir pada acara penyerahan data ke KPU Soppeng di ruang pola kantor bupati, kemarin.

Menurut orang nomor satu di Soppeng itu, Penyerahan Daftar Penduduk Potensi Pemilih Pemilu (DP4) ini, merupakan momentum awal rangkaian kerja dan merupakan agenda kabupaten untuk peyelenggaraan Pilkada Soppeng 2010 menuju Pemerintahan yang demokratis dan amanah.

Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor: 67/2009 tentang Pedoman dan Tata Cara Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih dalam Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah pada pasal 7 diamanatkan bahwa data pemilih yang digunakan untuk penyusunan daftar pemilih dalam Pilkada berdasarkan data kependudukan yang disampaikan Pemerintah Daerah dan dapat disandingkan dengan data pemilih pemilu terakhir.

“Karena itu, disepakati sebagai tindak lanjut dari hal itu, pemkab menyerahkan DP4 kepada KPU Soppeng sebagai bahan untuk dimutakhirkan yang dapat dijadikan penyusunan DPS untuk Pemilihan umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah,” jelasnya.

Dia juga berharap KPU melakukan pemutakhiran data yang akurat dan valid sehingga semua penduduk yang mempunyai hak pilih, terdaftar dalam daftar pemilih tetap. “Saya sangat mengharapkan KPU, setelah DP4 diserahkan sedapat mungkin dimutakhirkan dengan data yang akurat,” tuturnya.

Ketua KPU Soppeng Sulhan menyatakan, pemutakhiran data tersebut merupakan kewajiban penyelenggara pemilu yang harus dilakukan. “Jadi, tanpa diminta pun akan melakukan itu karena memang kewajiban kami,” katanya via ponselnya, kemarin.

Dia menambahkan, sesuai dengan jadwal tahapan yang ada di penyelenggara pemilu tersebut, pihaknya akan memulai melakukan pemutakhiran data pemilih pada 27 Januari mendatang. (abdullah nicolha).

Sunday, January 17, 2010

PDIP Jamin Kadernya Loyal pada Pilkada

Sunday, 17 January 2010
WATANSOPPENG(SI) – Wakil Ketua Bidang Organisasi Masyarakat (Ormas) DPD PDIP Sulawesi Selatan (Sulsel) Rifai Saguni menjamin kader partai berlambang kepala banteng moncong putih itu loyal pada Pilkada Soppeng Juni 2010.

“Saya jamin kalau kader PDIP loyal dan tidak akan belok-belok.Itu merupakan komitmen kader dari atas hingga ke bawah, tidak akan ada yang lari,” ungkapnya pada acara konfercab ke-III PDIP Soppeng di Hotel Kayangan Watansoppeng, baru-baru ini.

Rivai menegaskan, siapa pun yang akan mengendarai PDIP pada Pilkada nanti dia akan diperjuangkan oleh kader-kader PDIP yang fanatik dan memiliki loyalitas tinggi. “Kader PDIP akan memperjuangkan calon yang diusung hingga titik darah penghabisan,” tegas dia di hadapan kader PDIP Soppeng yang disaksikan Bupati Andi Soetomo dan Ketua DPRD Soppeng Andi Kaswadi Razak.

Dia menandaskan bahwa pihaknya tidak mempermasalahkan jika pada akhirnya nanti PDIP kalah. Yang jelas kader PDIP mendukung sepenuhnya calon yang diusung. “Artinya,kalau memang nanti kalah itu tidak menjadi masalah, karena semua calon akan memperjuangkan masyarakat Soppeng,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPCPDIP Soppeng Andi Mapparemma mengaku, tetap loyal kepada partai. Jadi,siapa pun calon yang akan diusung oleh PDIP pada Pilkada nanti dirinya tetap akan akan tetap berjuang untuk memenangkan calon tersebut.

“Apa pun itu,saya adalah kader partai yang harus bersikap loyal. Saya akan berjuang untuk memenangkan calon yang diusung PDIP,”katanya. Kendati dirinya telah mundur dari pencalonan, namun tetap menghargai keputusan partai. “Jadi, siapa pun yang dicalonkan nanti akan saya perjuangkan,” ungkap wakil ketua DPRD Soppeng ini.

Sekretaris DPC-PDIP Soppeng Agusnawan Iskandar juga menjamin bahwa, kader PDIP khususnya di Soppeng akan tetap loyal kepada partai dan akan mematuhi komitmen yang telah dibangun untuk memenangkan calon yang akan diusung oleh PDIP tersebut.

“Saya yakin, kader PDIP Soppeng tidak ada yang akan membelok ke calon lain karena mereka adalah kader fanatic. Saya yakin semua kader yang tersebar di seluiruh wilayah Soppeng akan berjuang untuk menang,”ungkapnya kepada SI di Watansoppeng,kemarin.

Data yang dihimpun SI,saat ini PDIP Soppeng telah mengusulkan nama-nama balon bupati dan wakil bupati ke tingkat pusat untuk mendapatkan persetujuan dan penetapan calon yang akan diusung pada pesta demokrasi lima tahunan di daerah berjuluk Kota Kalong itu.

Empat nama yang diajukan, antara lain Andi Kaswadi Razak, Andi Soetomo, Andi Pawelloi Mappejanci, dan Andi Sulham Hasan. “Meski hanya empat yang diusulkan oleh tujuh PAC,namun kami tetap mengusulkan semua nama bakal calon yang mendaftar di PDIP. Hanya saja, keempat calon tersebut memiliki salah satu pertimbangan untuk diusung karena telah mendapat persetujuan dari pengurus kecamatan,”tandas Agusnawan.

Nama-nama balon bupati dan wakil bupati yang tidak diusulkan dari pengurus kecamatan namun tetap diusulkan ke tingkat provinsi di antaranya, Andi Herdi Bunga Haryadi, Husain Djunaid, Andi Kastahar,Andi Munarfa, dan Hira Putriani Rasyid. (abdullah nicolha)

Pilkada Mamuju Kian Memanas

Sunday, 17 January 2010
MAMUJU(SI) – Jelang pemilihan umum kepala daerah (pilkada) di Kabupaten Mamuju 2010 manuver dan konstalasi politik di Bumi Manakarra itu semakin memanas.

Bahkan, sejumlah figur yang menyatakan diri maju pada pesta perhelatan demokrasi lima tahunan itu semakin gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat di Ibu Kota Sulbar itu dalam berbagai skala kegiatan.

Namun, gencarnya para calon yang berencana maju menjadi kompetitor Pemilu Mamuju, mendapat perhatian lembaga swadaya masyarakat (LSM) Lingkar Kajian Kebijakan Publik Sulawesi Barat (LK2P Sulbar), yang memang memiliki konsentrasi advokasi pada bidang-bidang kebijakan baik ditingkat eksekutif maupun di legislatif di provinsi yang termuda di Indonesia itu.

Direktur Eksekutif LK2P Sulbar Jhamhur Anjasmara meminta kepada para calon yang akan maju pada pertarungan meraih kursi bupati 2010 itu,untuk menjunjung tinggi dan menghormati serta tunduk pada etika dan moral serta aturan main maupun kebijakan yang mengikat dalam pemilu.

Sebab kata orang yang akrab disapa Fatur itu,dari pantauannya dalam beberapa kesempatan, ada calon yang menyatakan dirinya akan maju Pemilu Mamuju 2010, telah lebih awal melakukan kecurangan.“

Kami menemukan dalam kujungannya menggunakan berbagai fasilitas negara,” tegasnya kepada harian Seputar Indonesia via ponselnya,Jumat (15/1) lalu. Bahkan,lebih fatal lagi,mereka memanfaatkan atau melibatkan beberapa pejabat SKPD di Mamuju serta pegawai negeri sipil (PNS) dalam setiap kegiatan politiknya.

“Olehnya,secara lembaga saya mengecam keras calon yang telah melakukan kecurangan dengan menggunakan fasiltas negara serta melibatkan PNS dalam tiap kegiatan politiknya,”tegas aktivis LSM ini.

Dia juga mengimbau kepada rakyat Mamuju, agar bakal calon yang melakukan hal semacam itu dikecam atau dijadikan musuh. “Calon yang berprilaku buruk seperti itu kita jadikan musuh bersama, jangan sampai indikasi kecurangan yang dilakukan berkepanjangan hingga tahapan di pilkada berjalan,”tegas Jhamhur.

Dia menekankan, siapa pun PNS atau pejabat SKPD yang akan dilibatkan dalam kegiatan seperti itu harusnya menolak,karena jelas aturan dan sanksinya bagi PNS yang terlibat dalam kegaiatan politik.

“Untuk Mamuju saya kira mereka juga tidak bisa mengaburkan dirinya bahwa,mereka bukan PNS ketika hadir dalam kegiatan berbau politik,”tuturnya. Sebelumnya, pengurus partai Republikan berbeda soal dukungannya terhadap calon bupati (cabup) di Pilkada Mamuju.

Hal itu diakui Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Republikan Sulbar Herman Kulauw di Mamuju,belum lama ini. Ia mengatakan,pengurus DPW Partai Republikan Sulbar telah mengarahkan dukungannya untuk mengusung, dirinya yang berlatar belakang pengusaha untuk maju di Pilkada Mamuju.

Sementara Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPC) Partai Republikan Mamuju Anwar,tidak bersepakat dan akan mengarahkan dukungannya kepada Suhardi Duka yang saat ini menjabat sebagai Bupati Mamuju, sebagai Cabup Mamuju incument.

“Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Republikan telah menetapkan saya untuk maju menjadi cabup Mamuju,jadi kalau Partai Republikan di tingkat kabupaten mengusung calon lain maka itu dipertanyakan karena sangat berbau kepentingan,”kata Herman Kulauw.

Oleh karena itu, kata dia,DPC Kabupaten Mamuju tidak berhak lagi mendukung calon lain karena pengurusDPPPartaiRepublikantelah mengimbau agar Partai Republikan di wilayah ini mengusung sendiri kadernya di Pilkada Mamuju.

“DPC Partai Republikan Mamuju harus tunduk terhadap keputusan DPP Partai Repbulikan, Karena partai ini menginginkan kadernya, sendiri maju di pilkada Mamuju, jadi tidak mungkin keinginan DPC partai Republikan Mamuju yang megusung calon lain, akan dikabulkan DPP”katanya.

Sementara itu,Ketua DPC Partai Republikan Mamuju Anwar menyatakan, akan mendukung SDK di Pilkada Mamuju dan tidak akan mengusung kadernya sendiri. “Kami yang berhak menentukan dukungan kami ke pigur mana nantinya dipilkada Mamuju, kami tidak mau diintevensi pengurus partai Republikan ditingkat provinsi meskipun kader yang diusung kader Partai Republikan sendiri,” katanya. (abdullah nicolha/ant)