Sunday, 21 March 2010
WATANSOPPENG(SI) – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Soppeng jalur perseorangan Andi Taufan Made Alie-Sukman Junuddin (ATM-Suka) menyerahkan 9.169 bukti dukungan dari masyarakat kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Soppeng.
ATM-Suka kembali mengumpulkan bukti dukungan tersebut karena setelah verifikasi KPU Soppeng beberapa waktu lalu dinyatakan masih kurang sekitar 7.000- an dukungan.
Master Campaign ATM-Suka Andi Amsar Made Alie mengatakan, dengan diserahkannya bukti dukungan tambahan membuat pihaknya semakin optimistis dapat lolos dalam ajang perhelatan perebutan kursi bupati di Bumi Latemmamala tersebut Juni mendatang.
”Kemarin (Sabtu) kami kembali mengumpulkan dukungan dan menyerahkannya ke KPU sebagai tanda sikap optimisme kami. Buktinya kami mampu memenuhi syarat dukungan KTP sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bahkan, kekurangan berkas dukungan yang kami kumpulkan dan telah diserahkan ke KPU melebihi dari yang di persyaratkan KPU,”ujar Andi Amsar Made Alie kepada Harian Seputar Indonesia (SI) di Warkop Asia Watansoppeng, tadi malam.
Ketua KPU Soppeng Sulhan membenarkan bahwa,pihak ATMSuka telah memenuhi persyaratan KPU untuk kembali menyerahkan bukti dukungan masyarakat.Setelah itu KPU segera melakukan verifikasi selama 12 hari.
Dia juga menegaskan, penyerahan dukungan tambahan hanya dilakukan sekali dan batas akhir 20 Maret (Sabtu), jadi setelah itu tidak ada lagi kesempatan perbaikan berkas dukungan bagi kandidat dari jalur perseorangan.
”Jika dalam verifikasi tahap kedua masih terdapat kekurangan dari syarat minimal 15.026 dukungan, maka kandidat yang bersangkutan dinyatakan tidak lolos untuk ikut bertarung dalam Pilkada Soppeng,”tegasnya.
Sementara untuk penentuan siapa yang lolos menjadi calon baik dari jalur partai politik maupun perseorangan akan ditetapkan secara serentak April. Informasi yang dihimpun SI, pada saat penyerahan dan tahap awal verifikasi KPU Soppeng,ATM-Suka sebanyak 15.547 atau masih kurang sekitar 7.000 dukungan.
Tiga Panwaslu Soppeng Dilantik
Sementara itu,tiga bulan menjelang Pilkada Soppeng, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) rencananya akan melantik tiga panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kabupaten Soppeng. Hal itu dilakukan setelah kisruh antara Bawaslu dan KPU yang mengakibatkan mundurnya Panwaslu Soppeng yang diketuai FAS Rachmat Kami setelah dilantik.
Informasi yang dihimpun, selain Panwaslu Kabupaten Soppeng, tiga daerah yang juga menggelar Pilkada di Sulsel juga ikut dilantik di antaranya Kabupaten Selayar, Toraja,dan Luwu Utara (Lutra).
”Jadi, saya telah mendapat pemberitahuan dari Bawaslu bahwa tiga orang Panwaslu Soppeng akan dilantik besok (hari ini) bersama tiga daerah lainnya,”ungkap Ketua KPU Soppeng Sulhan.
Ketiga anggota Panwaslu Soppeng yang akan dilantik tersebut, yakni Abd Rasyid, Suriati, dan Letra Arifin. ”Hal tersebut berdasarkan hasil pleno Bawaslu.Tempat pelantikan belum ditentukan, tapi pasti digelar di Jakarta 22 Maret sekitar pukul 14.00 WIB Begitulah pemberitahuan yang kami terima,”tandasnya. (abdullah nicolha)
Monday, March 22, 2010
Saturday, March 20, 2010
Azis Qahhar Minta Hindari Money Politic
Friday, 19 March 2010
BERBINCANG. Nampak Azis Qahhar Mudzakkar (tengah berpeci) didampingi Juru Kampanye AS-SALAM Andi Buana Raja (kiri berpeci) dan Ketua Tim Pemenangannya Andi Agus Wittiri (kanan/peci haji) saat berbincang setelah shalat Maghrib, Kamis (18/3). (FOTO: Abdullah Nicolha).
WATANSOPPENG(SI) – Ketua Komite Persiapan Penegak Syariat Islam (KPPSI) Sulsel yang juga anggota DPD-RI Azis Qahhar Mudzakkar menyerukan kepada warga Soppeng untuk menghindari praktik money politicpada Pilkada yang digelar Juni mendatang.
“Apa yang disampaikan beliau (Andi Saramin Saransi) tentang sogok-menyogok, benar adanya. Bahwa hal itu adalah perbuatan yang tidak benar dan hukumnya haram. Jangan sampai memilih calon pemimpin seperti itu,” tegasnya di hadapan sekitar 1.000an warga saat menjadi pembawa hikmah maulid Nabi Muhammad SAW di Cabenge, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Kamis (18/3) malam.
Dia juga tidak memungkiri masih banyak masyarakat yang memilih dengan cara demikian. “Meskipun tidak dipungkiri, masyarakat pun juga masih ada yang memilih dengan cara begitu,” katanya.
Putra tokoh kharismatik Sulsel Qahhar Mudzakkar ini juga menyebutkan, calon pemimpin yang melakukan sogok-menyogok, intimidasi, dan penuh kebohongan dengan cara-cara yang begitu (money politic), maka tidak mungkin akan melahirkan pemimpin yang baik. “Dengan caracara seperti itu, kita tidak akan mempunyai pemimpin yang baik,” tegas ustadz Azis sapaan akrabnya.
Mantan calon gubernur Sulsel itu mengharapkan, dalam memilih calon nantinya agar sesuai dengan tuntunan ajaran Islam. “Pilihlah pemimpin yang sesuai dengan kepemimpinan Rasulullah Muhammad SAW atau tuntunan ajaran Islam,”ungkapnya.
Kakak Bupati Luwu, Andi Mudzakkar,ini menyebutkan,Rasulullah SAW dalam kepemimpinannya memiliki tiga karakteristik. Pertama, memiliki kepekaan atau perhatian terhadap persoalan- persoalan yang dihadapi rakyatnya. Kedua, sangat serius menyelesaikan masalah yang dihadapi rakyatnya. Ketiga, terhadap kaum muslimin sangat tinggi kasih sayangnya.
“Kalau ada orang yang mendapatkan kepemimpinan atau jabatan dengan cara tidak baik, mustahil dia bisa membawa kebaikan dalam kepemimpinannya,” tandasnya.
Sebelumnya bakal calon (balon) Bupati Andi Sarimin Saransi yang akan berpasangan dengan Ketua DPC-PPP Soppeng Kiai Muda Sulaeman, dengan mengusung nama AS-SALAM juga menyerukan untuk menghindari money politic dan tetap menjaga persatuan umat muslim menjelang Pilkada Soppeng.
Saat menyinggung Pilkada Soppeng, Andi Sarimin Saransi mengungkapkan bahwa semua calon yang ikut dalam Pilkada Soppeng adalah putra-putra terbaik yang dimiliki Soppeng. “Ketujuh bakal calon ini adalah putra- putra terbaik Soppeng dan saya berprinsip bahwa semua calon bukan lawan politik,tapi merupakan teman politik saya. Jadi saya menghindari gesekan jika ada yang ingin memancing dalam situasi ini,”jelasnya.
Sarimin juga meminta agar tidak ada pertengkaran atau saling bertentangan atau saling membenci antara pendukung masingmasing calon. “Walaupun kita berbeda pilihan karena merupakan hak masing-masing, yang terpenting saya meminta jangan sampai ada pertengkaran atau saling membenci.Sebab,kita semua adalah satu keluarga Soppeng,” tandasnya.
Bahkan, dia meminta tetap menjaga silaturahmi, persatuan, dan kesatuan serta tetap menjaga daerah kita dalam keadaan aman dan damai. “Silakan gunakan hak pilih dan bersama menyukseskan Pilkada Soppeng,” tegas incumbent Wakil Bupati Soppeng ini.
Memaknai kedatangan Ketua KPPSI Sulsel tersebut oleh Tim paket AS-SALAM,Ketua Tim pemenangan pasangan ulama-ulama itu, Andi Agus Wittiri, enggan berkomentar banyak. Namun, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat untuk menilai.
“Tidak ada kaitannya dengan proses Pilkada yang berjalan saat ini, namun melihat kapasitas beliau (Azis Qahhar),kami nilai adanya kesamaan visi dan karakter. Karena itu,kami mengundang beliau untuk memberikan hikmah maulid,”katanya singkat.
Pantauan harian SeputarIndonesia (SI), Azis Qahhar Mudzakkar tiba di Rujab Wabup Soppeng, Andi Sarimin Saransi, sekitar pukul 17.00 Wita Kamis (18/3) bersama Cawabup KM Sulaeman dan rombongan. Sesaat setelah tiba,AS-SALAM bersama tim pemenangannya menggelar pertemuan dengan Azis Qahhar Mudzakkar. (abdullah nicolha)
Soetomo Kunjungi Lima Desa
Friday, 19 March 2010
WATANSOPPENG (SI) Bupati Soppeng Andi Soetomo yang bertekad maju kembali pada perhelatan pesta demokrasi lima tahunan di Bumi Latemmamala Juni mendatang,tetap gencar melakukan manuver politik.
Bahkan, dalam sehari dirinya berkunjung hingga ke lima desa. Mantan Karo Humas Pemprov Sulsel itu menyebutkan, selama bulan Rabiul Awal 1431 Hijriyah dia menghadiri peringatan maulid nabi besar Muhammad SAW hingga lima tempat dalam sehari. “Biasanya dari satu desa ke desa lain yang letaknya berjauhan sehingga kadang saya hanya istirahat di mobil,” ujar Soetomo kepada wartawan baru-baru ini.
Orang nomor satu di Soppeng ini menilai, pihak panitia pelaksana juga sangat cerdas karena meminta penetapan waktunya ditentukan sendiri. “Kalau dikatakan jadwalnya sudah terisi satu pekan ke depan, dia memilih menundanya agar saya bisa hadiri langsung,”tuturnya.
Kendati pos bantuan sosial pencairannya ditunda hingga setelah Pilkada Soppeng digelar, namun dirinya mengaku secara pribadi tetap memberikan bantuan untuk pembangunan dan rehabilitasi masjid di desa yang dikunjunginya.“
Hal itu memang saya lakukan sebelum jadi bupati.Setiap ada rezeki dari Allah SWT selalu menyisihkan untuk memberi sumbangan pembangunan masjid,” ungkap Andi Tomo sapaan akrabnya.
Sementara itu, calon incumbentWakil Bupati Soppeng Andi Sarimin Saransi yang bertekad maju berpasangan dengan legislator PPP Soppeng Kiai Muda Sulaeman (AS-SALAM) mengaku, dalam sehari pihaknya hanya berkunjung dan menghadiri undangan warga hingga ke tiga desa.
“Pada bulan kelahiran Nabi SAW ini,kami (AS-SALAM) hanya berkunjung ke dua hingga tiga desa. Itu karena kami memang diminta oleh masyarakat setempat untuk datang, jadi ini murni keinginan warga,” tandas Wakil Bupati Soppeng yang masih menjabat ini.
Data yang dihimpun harian SeputarIndonesia( SI),Andi Soetomo pada pilkada mendatang akan maju berpasangan dengan legislator PBR Makassar Aris Muhammadiah (ASmo-Berkharisma) dengan diusung oleh PAN (3 kursi), PDP,PPRN, PKPI, dan PKNU masing- masing satu kursi.
Sementara Andi Sarimin Saransi berpasangan dengan legislator PPP Soppeng Kiai Muda Sulaeman (ASSALAM) dengan diusung PPP, Gerindra,Hanura,dan Barnas. (abdullah nicolha)
WATANSOPPENG (SI) Bupati Soppeng Andi Soetomo yang bertekad maju kembali pada perhelatan pesta demokrasi lima tahunan di Bumi Latemmamala Juni mendatang,tetap gencar melakukan manuver politik.
Bahkan, dalam sehari dirinya berkunjung hingga ke lima desa. Mantan Karo Humas Pemprov Sulsel itu menyebutkan, selama bulan Rabiul Awal 1431 Hijriyah dia menghadiri peringatan maulid nabi besar Muhammad SAW hingga lima tempat dalam sehari. “Biasanya dari satu desa ke desa lain yang letaknya berjauhan sehingga kadang saya hanya istirahat di mobil,” ujar Soetomo kepada wartawan baru-baru ini.
Orang nomor satu di Soppeng ini menilai, pihak panitia pelaksana juga sangat cerdas karena meminta penetapan waktunya ditentukan sendiri. “Kalau dikatakan jadwalnya sudah terisi satu pekan ke depan, dia memilih menundanya agar saya bisa hadiri langsung,”tuturnya.
Kendati pos bantuan sosial pencairannya ditunda hingga setelah Pilkada Soppeng digelar, namun dirinya mengaku secara pribadi tetap memberikan bantuan untuk pembangunan dan rehabilitasi masjid di desa yang dikunjunginya.“
Hal itu memang saya lakukan sebelum jadi bupati.Setiap ada rezeki dari Allah SWT selalu menyisihkan untuk memberi sumbangan pembangunan masjid,” ungkap Andi Tomo sapaan akrabnya.
Sementara itu, calon incumbentWakil Bupati Soppeng Andi Sarimin Saransi yang bertekad maju berpasangan dengan legislator PPP Soppeng Kiai Muda Sulaeman (AS-SALAM) mengaku, dalam sehari pihaknya hanya berkunjung dan menghadiri undangan warga hingga ke tiga desa.
“Pada bulan kelahiran Nabi SAW ini,kami (AS-SALAM) hanya berkunjung ke dua hingga tiga desa. Itu karena kami memang diminta oleh masyarakat setempat untuk datang, jadi ini murni keinginan warga,” tandas Wakil Bupati Soppeng yang masih menjabat ini.
Data yang dihimpun harian SeputarIndonesia( SI),Andi Soetomo pada pilkada mendatang akan maju berpasangan dengan legislator PBR Makassar Aris Muhammadiah (ASmo-Berkharisma) dengan diusung oleh PAN (3 kursi), PDP,PPRN, PKPI, dan PKNU masing- masing satu kursi.
Sementara Andi Sarimin Saransi berpasangan dengan legislator PPP Soppeng Kiai Muda Sulaeman (ASSALAM) dengan diusung PPP, Gerindra,Hanura,dan Barnas. (abdullah nicolha)
Thursday, March 18, 2010
Incumbent Saling Berebut Simpati
Wednesday, 17 March 2010
WATANSOPPENG(SI) – Tiga bulan menjelang pilkada di Kabupaten Soppeng tujuh pasangan kandidat untuk bersaing memperebutkan kursi bupati di daerah berjuluk Kota Kalong itu semakin optimistis maju dan menang.
Incumbent Bupati Soppeng Andi Soetomo mengaku, optimistisnya untuk menang pada pilkada mendatang karena telah berbuat dan bekerja selama empat tahun lebih untuk masyarakat di Bumi Latemmamala itu.“Target saya maju di pilkada untuk menang,” katanya kepada sejumlah wartawan saat berkunjung ke ruangan bagian umum Pemkab Soppeng kemarin.
Menurut bupati yang menjabat saat ini, semua bakal calon yang ingin maju di pilkada pasti optimistis untuk menang.Namun, dirinya mengaku memiliki nilai plus karena telah menjadi Bupati Soppeng dan telah berbuat untuk masyarakat Soppeng. “Saya yakin semua bakal calon sama,yakni ingin menang.
Namun, jika dibandingkan kandidat lain yang baru akan memulai,saya sudah berbuat selama empat tahun lebih. Itulah kelebihan incumbent,” katanya sedikit bergelegak kepada wartawan.
Soetomo juga mengungkapkan, semua bakal calon yang akan maju pada Pilkada Soppeng merupakan lawan berat.Jadi,semua tim harus bekerja maksimal untuk mendapatkan simpati dan dukungan warga Soppeng.“Sulit kita prediksi. Namun yang pasti,semua bakal calon yang akan maju memiliki kekuatan sama sehingga tim harus bekerja keras,”paparnya.
Optimistis Andi Soetomo untuk menang di Pilkada Soppeng yang akan berpasangan dengan Aris Muhammadiah (ASmo-Berkharisma) juga didasari antusiasme masyarakat dalam setiap kunjungannya ke seluruh penjuru wilayah di Soppeng,baik dalam kunjungan kerja maupun dalam setiap acara Maulid yang digelar warga setempat.
“Masyarakat tetap antusias. Bahkan yang jadi problem karena masyarakat yang meminta saya untuk hadir. Jadi, mereka yang meminta dan saya yang tentukan jadwalnya,kecuali jika sudah terjadwal sendiri,”tuturnya.Bahkan dalam sehari,orang nomor satu di Soppeng itu mengaku menghadiri undangan masyarakat hingga lima lokasi.
Sementara itu, incumbent Wakil Bupati Andi Sarimin Saransi yang juga bertekad maju pada perhelatan pesta demokrasi lima tahunan berpasangan dengan Ketua DPC-PPP Soppeng Kyai Muda Sulaeman yang mengusung nama AS-SALAM (Andi Sarimin-Sulaeman), juga mengaku telah bekerja dan berbuat untuk masyarakat Soppeng sejak empat tahun lebih.
Kendati demikian, pihaknya juga mengaku tidak dapat berbuat banyak karena posisinya sebagai wakil bupati Soppeng memiliki keterbatasan dalam mengambil kebijakan. Jadi, apa yang dilakukannya tidak begitu maksimal.
“Saya juga telah bekerja dan berbuat untuk masyarakat Soppeng selama kurang lebih empat bulan.Namun,karena keterbatasan, apa yang ada selama ini kurang maksimal,”kata Wabup Soppeng ini kepada Seputar Indonesia beberapa waktu lalu. Hal itu juga yang mendorongnya maju pada pilkada sebagai calon Bupati Soppeng untuk bekerja lebih baik lagi untuk masyarakat.
Informasi yang dihimpun Seputar Indonesia, hal itu juga yang membuat incumbent wabup ini memilih slogan dari lirik lagu Doel Sumbang ‘Kalau Bulan Bisa Ngomong’ untuk membuktikan kepada masyarakat Soppeng bahwa dirinya selama ini bertekad memberikan yang terbaik bagi masyarakat.Namun karena keterbatasan dan tidak memiliki kebijakan, apa yang diberikan tidak maksimal. (abdullah nicolha)
WATANSOPPENG(SI) – Tiga bulan menjelang pilkada di Kabupaten Soppeng tujuh pasangan kandidat untuk bersaing memperebutkan kursi bupati di daerah berjuluk Kota Kalong itu semakin optimistis maju dan menang.
Incumbent Bupati Soppeng Andi Soetomo mengaku, optimistisnya untuk menang pada pilkada mendatang karena telah berbuat dan bekerja selama empat tahun lebih untuk masyarakat di Bumi Latemmamala itu.“Target saya maju di pilkada untuk menang,” katanya kepada sejumlah wartawan saat berkunjung ke ruangan bagian umum Pemkab Soppeng kemarin.
Menurut bupati yang menjabat saat ini, semua bakal calon yang ingin maju di pilkada pasti optimistis untuk menang.Namun, dirinya mengaku memiliki nilai plus karena telah menjadi Bupati Soppeng dan telah berbuat untuk masyarakat Soppeng. “Saya yakin semua bakal calon sama,yakni ingin menang.
Namun, jika dibandingkan kandidat lain yang baru akan memulai,saya sudah berbuat selama empat tahun lebih. Itulah kelebihan incumbent,” katanya sedikit bergelegak kepada wartawan.
Soetomo juga mengungkapkan, semua bakal calon yang akan maju pada Pilkada Soppeng merupakan lawan berat.Jadi,semua tim harus bekerja maksimal untuk mendapatkan simpati dan dukungan warga Soppeng.“Sulit kita prediksi. Namun yang pasti,semua bakal calon yang akan maju memiliki kekuatan sama sehingga tim harus bekerja keras,”paparnya.
Optimistis Andi Soetomo untuk menang di Pilkada Soppeng yang akan berpasangan dengan Aris Muhammadiah (ASmo-Berkharisma) juga didasari antusiasme masyarakat dalam setiap kunjungannya ke seluruh penjuru wilayah di Soppeng,baik dalam kunjungan kerja maupun dalam setiap acara Maulid yang digelar warga setempat.
“Masyarakat tetap antusias. Bahkan yang jadi problem karena masyarakat yang meminta saya untuk hadir. Jadi, mereka yang meminta dan saya yang tentukan jadwalnya,kecuali jika sudah terjadwal sendiri,”tuturnya.Bahkan dalam sehari,orang nomor satu di Soppeng itu mengaku menghadiri undangan masyarakat hingga lima lokasi.
Sementara itu, incumbent Wakil Bupati Andi Sarimin Saransi yang juga bertekad maju pada perhelatan pesta demokrasi lima tahunan berpasangan dengan Ketua DPC-PPP Soppeng Kyai Muda Sulaeman yang mengusung nama AS-SALAM (Andi Sarimin-Sulaeman), juga mengaku telah bekerja dan berbuat untuk masyarakat Soppeng sejak empat tahun lebih.
Kendati demikian, pihaknya juga mengaku tidak dapat berbuat banyak karena posisinya sebagai wakil bupati Soppeng memiliki keterbatasan dalam mengambil kebijakan. Jadi, apa yang dilakukannya tidak begitu maksimal.
“Saya juga telah bekerja dan berbuat untuk masyarakat Soppeng selama kurang lebih empat bulan.Namun,karena keterbatasan, apa yang ada selama ini kurang maksimal,”kata Wabup Soppeng ini kepada Seputar Indonesia beberapa waktu lalu. Hal itu juga yang mendorongnya maju pada pilkada sebagai calon Bupati Soppeng untuk bekerja lebih baik lagi untuk masyarakat.
Informasi yang dihimpun Seputar Indonesia, hal itu juga yang membuat incumbent wabup ini memilih slogan dari lirik lagu Doel Sumbang ‘Kalau Bulan Bisa Ngomong’ untuk membuktikan kepada masyarakat Soppeng bahwa dirinya selama ini bertekad memberikan yang terbaik bagi masyarakat.Namun karena keterbatasan dan tidak memiliki kebijakan, apa yang diberikan tidak maksimal. (abdullah nicolha)
AS-SALAM Hadirkan Azis Qahhar
Wednesday, 17 March 2010
WATANSOPPENG (SI) – Pasangan calon bupati dan wakil bupati (cabup-cawabup) usungan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Hati Nurani Rakyat (Hanura), Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Barisan Nasional (Barnas) Andi Sarimin Saransi-Kyai Muda Sulaeman (AS-SALAM) hari ini akan menghadirkan mantan calon Gubernur Sulsel Azis Qahhar Mudzakkar.
Ketua Tim Manager ASSALAM Andi Agus Wittiri mengungkapkan, pihaknya akan menghadirkan putra tokoh kharismatik Sulsel Qahhar Mudzakkar, yakni Azis Qahhar Mudzakkar sebagai pembawa hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW yang akan digelar besok di Kelurahan Cabbenge, Kecamatan Lilirilau, sekitar pukul 18.30 Wita.
“Jadi, kami mengundang beliau sebagai seorang tokoh agama untuk membawakan hikmah Maulid di Cabbenge. Insya Allah beliau akan hadir,”katanya kepada harian Seputar Indonesia (SI) via ponselnya kemarin.
Dia mengungkapkan, kehadiran beliau di Soppeng tidak ada kaitannya dengan proses pilkada yang berjalan saat ini, tapi karena melihat kapasitas beliau (Azis Qahhar) sebagai KPPSI (Komite Pemantau Persiapan Syariat Islam) Sulsel. “Karena kebetulan Pak Kyai Muda juga merupakan KPPSI kabupaten,kami nilai ada kesamaan visi dan karakter dalam pengembangan Islam,”ungkapnya.
Agus juga menyebutkan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat Soppeng untuk memaknai kedatangan beliau pada acara Maulid yang digelar AS-SALAM. Sebab, setiap orang bebas memberikan penilaian. “Jadi, tergantung bagaimana penilaian masyarakat.Yang jelas, kami mengundang Ustas Azis sebagai pembawa hikmah Maulid Nabi SAW,”tandasnya.
Senada diungkapkan Juru Kampanye AS-SALAM Andi Buana Raja, kedatangan mantan cagub Sulsel tersebut merupakan agenda peringatan Maulid Nabi SAW dan tidak terkait Pilkada Soppeng.
Dia juga mengaku tidak memiliki kapasitas untuk mengungkapkan terkait rencana kedatangan beliau. Sebab, yang memiliki kedekatan visi dan figur adalah cawabup Kyai Muda Sulaeman.
“Sebenarnya saya tidak ingin berbicara banyak tentang hal itu karena yang lebih memahami adalah Pak Sulaeman yang memiliki persamaan figur dan visi dalam pengembangan Islam. Jadi, untuk lebih jelasnya tanya Pak Kyai karena beliaulah yang lebih memahaminya,”kata mantan Ketua Senat Fakultas Hukum UMI Makassar ini kemarin.
Sementara itu, Azis Qahhar Mudzakkar yang dihubungi kemarin mengaku, pihaknya telah mendapat undangan dari pihak AS-SALAM untuk menghadiri acara Maulid yang akan digelar besok (hari ini) di Cabbenge Kecamatan Lilirilau.
Ustad Azis, sapaan akrab putra tokoh kharismatik Sulsel ini mengatakan, pihaknya akan hadir dalam kapasitas sebagai penceramah. Menyinggung terkait proses Pilkada Soppeng yang saat ini berjalan, pihaknya mengungkapkan tidak ada kaitannya dengan masalah itu.
“Saya cuma diundang untuk ceramah Maulid. Jadi kalau ada agenda lain,saya tidak tahu.Sebab,undangannya hanya untuk ceramah dan mungkin setelah itu saya langsung pulang,” katanya singkat kepada melalui via ponselnya kemarin.
Informasi yang dihimpun Seputar Indonesia, selain menggelar sosialisasi melalui beberapa kegiatan kunjungan ke desa-desa di Soppeng, AS-SALAM juga telah menyebarkan ratusan atribut pilkada, baik berupa baliho maupun stiker sebagai ajang pengenalan kepada masyarakat setempat. (abdullah nicolha)
WATANSOPPENG (SI) – Pasangan calon bupati dan wakil bupati (cabup-cawabup) usungan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Hati Nurani Rakyat (Hanura), Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Barisan Nasional (Barnas) Andi Sarimin Saransi-Kyai Muda Sulaeman (AS-SALAM) hari ini akan menghadirkan mantan calon Gubernur Sulsel Azis Qahhar Mudzakkar.
Ketua Tim Manager ASSALAM Andi Agus Wittiri mengungkapkan, pihaknya akan menghadirkan putra tokoh kharismatik Sulsel Qahhar Mudzakkar, yakni Azis Qahhar Mudzakkar sebagai pembawa hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW yang akan digelar besok di Kelurahan Cabbenge, Kecamatan Lilirilau, sekitar pukul 18.30 Wita.
“Jadi, kami mengundang beliau sebagai seorang tokoh agama untuk membawakan hikmah Maulid di Cabbenge. Insya Allah beliau akan hadir,”katanya kepada harian Seputar Indonesia (SI) via ponselnya kemarin.
Dia mengungkapkan, kehadiran beliau di Soppeng tidak ada kaitannya dengan proses pilkada yang berjalan saat ini, tapi karena melihat kapasitas beliau (Azis Qahhar) sebagai KPPSI (Komite Pemantau Persiapan Syariat Islam) Sulsel. “Karena kebetulan Pak Kyai Muda juga merupakan KPPSI kabupaten,kami nilai ada kesamaan visi dan karakter dalam pengembangan Islam,”ungkapnya.
Agus juga menyebutkan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat Soppeng untuk memaknai kedatangan beliau pada acara Maulid yang digelar AS-SALAM. Sebab, setiap orang bebas memberikan penilaian. “Jadi, tergantung bagaimana penilaian masyarakat.Yang jelas, kami mengundang Ustas Azis sebagai pembawa hikmah Maulid Nabi SAW,”tandasnya.
Senada diungkapkan Juru Kampanye AS-SALAM Andi Buana Raja, kedatangan mantan cagub Sulsel tersebut merupakan agenda peringatan Maulid Nabi SAW dan tidak terkait Pilkada Soppeng.
Dia juga mengaku tidak memiliki kapasitas untuk mengungkapkan terkait rencana kedatangan beliau. Sebab, yang memiliki kedekatan visi dan figur adalah cawabup Kyai Muda Sulaeman.
“Sebenarnya saya tidak ingin berbicara banyak tentang hal itu karena yang lebih memahami adalah Pak Sulaeman yang memiliki persamaan figur dan visi dalam pengembangan Islam. Jadi, untuk lebih jelasnya tanya Pak Kyai karena beliaulah yang lebih memahaminya,”kata mantan Ketua Senat Fakultas Hukum UMI Makassar ini kemarin.
Sementara itu, Azis Qahhar Mudzakkar yang dihubungi kemarin mengaku, pihaknya telah mendapat undangan dari pihak AS-SALAM untuk menghadiri acara Maulid yang akan digelar besok (hari ini) di Cabbenge Kecamatan Lilirilau.
Ustad Azis, sapaan akrab putra tokoh kharismatik Sulsel ini mengatakan, pihaknya akan hadir dalam kapasitas sebagai penceramah. Menyinggung terkait proses Pilkada Soppeng yang saat ini berjalan, pihaknya mengungkapkan tidak ada kaitannya dengan masalah itu.
“Saya cuma diundang untuk ceramah Maulid. Jadi kalau ada agenda lain,saya tidak tahu.Sebab,undangannya hanya untuk ceramah dan mungkin setelah itu saya langsung pulang,” katanya singkat kepada melalui via ponselnya kemarin.
Informasi yang dihimpun Seputar Indonesia, selain menggelar sosialisasi melalui beberapa kegiatan kunjungan ke desa-desa di Soppeng, AS-SALAM juga telah menyebarkan ratusan atribut pilkada, baik berupa baliho maupun stiker sebagai ajang pengenalan kepada masyarakat setempat. (abdullah nicolha)
Subscribe to:
Posts (Atom)