Saturday, August 30, 2008

BMPD Salurkan Kredit Usaha Rp4 M

Saturday, 30 August 2008

MASAMBA (SINDO) – Badan Musyawarah Perbankkan Daerah (BMPD) memberikan dana kredit sebesar Rp4 miliar untuk pembinaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan usaha kelompok yang ada di Kabupaten Luwu Utara (Lutra).

Ketua BMPD Luwu Raya Zainuddin mengatakan, penyaluran kredit di Luwu Raya telah sebesar Rp1,6 triliun dan telah tersalurkan Rp1,8 triliun atau 112,09%. ” Itu berarti perbankan di Luwu Raya sangat berperan penting dalam meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi masyarakat,”kata Zainuddin dalam acara pelaksanaan Banking Ekspo dengan tema ”Ayo ke Bank sayang ambilki kredit” di Masamba, Jumat (29/8) lalu.

Dalam pelaksanaan ekspo selama dua hari,kata Zainuddin yang diikuti BNI, Bank Sulsel, BRI, BPR, dan Bank Mandiri telah mengeluarkan anggaran kredit bagi petani dan kelompok UMKM senilai Rp4 miliar guna pengembangan usaha riil dan menciptakan lapangan pekerjaan masyarakat. Bahkan, antusiasme masyarakat sangat tinggi terlihat saat pembukaan dan pameran berlangsung mereka berdesakan memasuki stan masing-masing lembaga perbankkan.

”Saya tidak menyangka begitu banyak pengunjung yang hadir hingga memenuhi gedung ini,” kata Bupati Luwu Utara HM Luthfi A Mutty saat menutup acara tersebut di gedung Arma Karya Masamba. Luthfi menuturkan, pelaksanaan Banking Ekspo kali ini merupakan surprise bagi pelaksana, karena volume transaksi kredit mencapai angka yang fantastik apabila dibandingkan dengan jumlah bank dan masyarakat UMKM yang ada di daerah ini (Lutra). (abdullah nicolha)

Thursday, August 28, 2008

CS-Matahari, Atribut Terbanyak

Thursday, 28 August 2008

LUWU(SINDO) – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Luwu bekerja sama dengan kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) menertibkan atribut kandidat bupati dan wakil bupati Luwu.

Dalam penertiban ini,atribut yang paling banyak ditertibkan adalah milik paket Cakka- Siku (CS) dan paket Mattayang- Buhari (Matahari). ”Selama dua hari penertiban atribut para kandidat yang kami lakukan bersama aparat polisi dan Satpol-PP, yakni atribut paket Cakka- Siku (CS) dan paket Mattayang- Buhari (Matahari),” kata Ketua Panwaslu Luwu Hasri Hasyim kepada SINDO kemarin.

Dalam dua hari tersebut pihaknya telah menertibkan atribut kandidat di sembilan kecamatan yang meliputi Kecamatan Larompong, Larompong Selatan,Suli,Suli Barat, Belopa, Belopa Utara, Bajo, dan Kamanre.

“Jadi, kami belum menertibkan semua atribut tersebut mengingat wilayah ini sangat berjauhan, maka penertiban ini hingga Sabtu (30/8) mendatang. Besok (Kamis, 28/8) penertiban akan dilakukan di wilayah selatan Luwu, sedangkan pada hari terakhir khusus Walenrang-Lamasi,” ujarnya.

Penertiban tersebut merupakan ketegasan pihak Panwaslu guna menciptakan Pemilu Luwu yang aman dan damai. ”Ini adalah salah satu sikap ketegasan demi kelancaran proses damai Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Luwu menghasilkan pemilu yang berkualitas,” katanya.

Mantan aktivis LSM ini menambahkan, apabila semua elemen mendukung,otomatis apa yang diharapkan akan mudah dicapai sesuai misi pelaksana pemilu menciptakan pemilu aman dan damai. Dia menegaskan, penertiban atribut itu tidak akan pandang bulu, baik dari pasangan bakal calon yang lolos maupun yang tidak.

”Yang jelas, jika ada atribut kandidat yang tidak menyertakan nomor urut itu akan kami tertibkan dan ini sudah sesuai kesepakatan bersama tim pemenangan semua paket,”tandasnya. Pihaknya juga belum dapat merinci secara jelas berapa jumlah atribut kandidat yang telah ditertibkan serta titik mana saja yang dilarang karena pemkab, muspida, dan pelaksana pemilu belum melakukan rapat tentang hal itu.

”Yang jelas,titik larangan pemasangan atribut kandidat adalah tempat ibadah,sarana pendidikan, rumah sakit, dan lain sebagainya.Jumlahnya juga sudah ratusan,” ungkapnya. Ketua KPU Luwu Zul Arrahman mengaku, hingga saat ini pihaknya dan pemerintah setempat belum menggelar rapat membahas titik lokasi mana saja yang akan diperbolehkan dan dilarang memajang atribut kandidat.

”Kami masih menunggu rapat bersama Pemda Luwu guna menentukan titik yang diperbolehkan dan dilarang,” paparnya kepada SINDO di ruang kerjanya kemarin. (abdullah nicolha)

Matahari Janji Berantas Miskin Ilmu,Iman dan Harta

Thursday, 28 August 2008

LUWU(SINDO) – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Luwu Basmin Mattayang-Buhari Qahhar Mudzakkar (Matahari) berjanji memberantas 3M (miskin ilmu, miskin iman, dan miskin harta) di daerah tersebut.

”Kami akan memberantas 3M di Luwu,apabila kami terpilih sebagai bupati memimpin Luwu lima tahun ke depan. Ini merupakan program utama yang akan dicanangkan. Program ini akan menciptakan daerah yang religius pada semua sektor,yakni perbaikan iman dan akhlak itu sendiri,” kata Basmin di hadapan warga Larompong pada Rabu(27/8).

Pihaknya akan mendukung program pemerintah provinsi, yakni pendidikan dan kesehatan gratis yang tentunya akan meningkatkan pendidikan dan usaha mikro di daerah tersebut. Mantan Bupati Luwu itu juga meminta semua tim Matahari dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat tidak melakukan hal-hal yang tidak sesuai aturan yang ada, seperti menjelek-jelekkan pasangan calon lain dan tidak melakukan black campaign.

Ketua Bappilu DPD II Golkar Kabupaten Luwu Rakhmad Sujono mengatakan, kunjungan Basmin ke Larompong dan Latimojong tersebut guna menghadiri undangan warga setempat. Warga menginginkan calon bupati yang mereka dukung bisa menemuinya sebagai wujud kepedulian kepada warga.

”Kunjungan itu memenuhi undangan masyarakat setempat yang menginginkan Pak Basmin mengunjungi para keluarga dan pendukungnya di sana,” ucapnya kepada SINDO kemarin. Sosialisasi tersebut memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa program yang akan dilakukan Matahari nantinya apabila terpilih tidak akan memulai hal baru, tetapi akan melanjutkan apa yang telah ada.

”Masyarakat tahu kalau Pak Basmin adalah pemimpin yang memiliki jiwa pembangunan.Terbukti, empat tahun terakhir pada masa kepemimpinannya, yang ditekankan sekarang adalah yang kurang akan ditambah dan yang sudah ada akan dikembangkan lagi,” paparnya.

Saat ini pihaknya tidak akan memprediksi berapa persen suara yang akan diraih pada Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Luwu tersebut. Adapun pihaknya telah melakukan sosialisasi paket mulai dari tingkat kabupaten hingga ke pelosok desa. ”Kami tidak ingin memprediksi berapa suara yang akan diraih.Yang jelas, kami berusaha menang pada Pemilu kepala daerah ini,”ujarnya optimistis.

Sementara itu,Juru Bicara (Jubir) Matahari Azhar Mustamin Toputiri mengatakan, masyarakat di Kecamatan Larompong dan Latimojong masih memberikan kepercayaan kepada calon incumbent memimpin Luwu lima tahun ke depan.

”Kepercayaan itu terlihat dengan mengundang dan menyambut Pak Basmin secara antusias. Mereka yakin paket Matahari yang terbaik pada Pemilu kepala daerah ini, dengan bukti yang telah diberikannya selama empat tahun terakhir,” tuturnya kepada SINDO kemarin. (abdullah nicolha)

Kejati Tegur Kejari Belopa

Thursday, 28 August 2008

LUWU (SINDO) – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulselbar Hamzah Tadja mendesak Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belopa Hentoro Cahyono untuk menuntaskan kasus korupsi yang ada di Kabupaten Luwu.

“Kami mendesak kepada Kajari Belopa untuk segera menuntaskan kasus-kasus korupsi di daerahnya. Apalagi, dalam sebulan ada beberapa kasus korupsi yang harus dirampungkan. Sisanya ada sekitar 30 kasus tindak pidana umum,” kata Kajati seusai meresmikan Kantor Kejari Belopa,kemarin.

Hamzah juga meminta kepada semua jajarannya untuk lebih meningkatkan kinerja dalam bidang penegakan hukum,agarkasus-kasusyang ada saat ini dapat segera dituntaskan. “Diminta kepada semua jajaran agar lebih memaksimalkan tugas sebagai penegak hukum,”ujarnya. Hamzah menjelaskan,dengan adanya Kantor Kejari Belopa ini diharapkan dapat memotivasi untuk lebih meningkatkan kinerja.

Menurut Hamzah, di Luwu masih banyak kekurangan personel, makanya pihak Kejati akan memberikan surat perintah (SP) kepada dua personel di Kabupaten Majene untuk mengisi posisi tersebut. Kajari Belopa Hentoro Cahyono berjanji akan segera menuntaskan kasus-kasus yang saat ini ditanganinya khususnya kasus korupsi. “Kami akan prioritaskan kasus korupsi dan akan memaksimalkan penegakan hukum di daerah ini,”katanya.

Hentoro juga meminta kepada para aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan para wartawan agar memberikan bantuannya dalam penyelesaian kasus-kasus yang ada di Luwu khususnya kasus korupsi. Dari informasi yang dihimpun SINDO, sedikitnya ada empat kasus korupsi yang sudah sampai di Kejari Belopa.Dengan bantuan dua personel tersebut Kejari mengaku masih kurang.

Meski demikian, pihaknya optimis dapat menuntaskan kasus korupsi di Luwu. Bupati Luwu Bahrum Daido dalam sambutannya menuturkan, dalam pembangunan gedung Kantor Kejari Belopa, tidak luput dari kerja sama semua pihak.“Karena tanpa bantuan mereka, Kantor Kejari Belopa tidak akan bisa seperti sekarang ini,”ujarnya. (abdullah nicolha)

CS Targetkan Tiap TPS Dapat 20%

Thursday, 28 August 2008

LUWU (SINDO) – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Luwu usungan Partai Bulan Bintang (PBR) dan Partai Bintang Reformasi (PBR) Andi Mudzakkar-Syukur Bijak (paket Cakka-Siku/CS) menargetkan perolehan suara di setiap tempat pemungutan suara (TPS) dapat 20% suara.

”Kami targetkan setiap TPS,CS dapat dukungan suara minimal 10–20%.Target ini tentunya guna pemenangan paket ini,” kata Sekretaris Tim Pejuang 48 CS Suparmin Sabrah kepada SINDO kemarin. Dengan sosialisasi yang telah dilakukan semua tim mulai dari tingkat kabupaten hingga ke pelosok desa, pihaknya yakin dapat meraih dukungan penuh dari masyarakat Luwu.

”Kami tahu sebagian besar masyarakat menginginkan adanya perubahan di daerah ini,” ujarnya. Local Officer (LO) paket Cakka-Siku (CS) Kaimuddin mengatakan, dengan mengamati perkembangan politik yang ada saat ini, pihaknya optimistis dapat meraih 40–60% suara dari 230.000 pemilih di Kabupaten Luwu.

”Dari pengamatan saya, perkembangan politik saat ini sudah sangat berubah, yang tadinya masyarakat ingin memilih paket ini, berpindah ke paket lain itu karena pengaruh sosialisasi yang telah dilakukan,” katanya.

Sosialisasi yang dilakukan selama ini memberikan pemahaman dan keyakinan kepada masyarakat tentang program yang akan dicanangkan apabila terpilih menjadi Bupati Luwu periode 2009–2014.

”Jadi, inti dari sosialisasi paket, yaitu memberi pemahaman,” tandasnya. Andi Mudzakkar selalu memberikan arahan kepada semua tim tidak menggunakan cara-cara yang dapat mencederai demokrasi di daerah ini, seperti black campaign dan money politic. ”Itu pesan yang sering disampaikan beliau,”ucapnya. (abdullah nicolha)